Layanan Aduan dan Aspirasi Pelayanan Publik : www.lapor.go.id

Ketua TP. PKK Kab. Polewali Mandar, Hj. Jumriah Ibrahim Bagikan Seragam Kader Posyandu di Kecamatan Limboro


04 Jan 2024   KEGIATAN

Limboro, Rabu 3 Januari 2024 Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Polewali Mandar membagikan baju seragam untuk para kader Posyandu se-Kecamatan Limboro yang berlangsung di aula Kantor Camat Limboro sekitar jam 12.30 wita. Acara tersebut dihadiri oleh para kader posyandu dari setiap desa/kelurahan dalam wilayah Kecamatan Limboro. Selain itu, turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial , Camat dan Sekcam Limboro (yang baru saja dilantik pada hari Jumat tanggal 27 Desember 2023), Kepala Puskesmas Limboro beserta staf, Ketua TP. PKK Kecamatan Limboro, serta para Kepala Desa/Plt. lurah. Acara tersebut difasilitasi oleh pihak Puskesmas Limboro bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Limboro.

          Acara tersebut diawali dengan acara nyanyi bersama yang dipandu oleh salah satu staf Puskesmas Limboro. Suasana haru sempat mewarnai momen tersebut dimana lagu Mandar “Sallang Salili” dibawakan dengan penuh penghayatan sehingga sangat menyentuh perasaan dan dianggap mewakili momen perpisahan dengan Bapak Bupati Polewali Mandar H. Andi Ibrahim Masdar beserta Ibu Hj. Jumriah Ibrahim yang masa tugasnya akan segera berakhir. Lampu ruangan sengaja dimatikan dan para kader dan undangan yang hadiri diminta untuk menyalakan flash kamera smartphone masing-masing membuat peserta yang hadir dapat meresapi setiap bait-bait lagu yang dinyanyikan. Lagu “Sallang Salili” pernah dipopulerkan oleh Badri Rahman yang menceritakan tentan ungkapan rasa rindu yang diakibatkan oleh perpisahan.




          Diawal sambutannya Ibu Hj. Jumriah Ibrahim menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Bupati dimana sedianya beliau akan turut hadir dalam acara tersebut, akan tetapi karena ada agenda bersamaan di tempat lain, sehingga beliau tidak bisa hadir. Dalam sambutannya beliau mengajak para kader untuk tetap semangat menjalankan tugasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.. “Kader-kader ini selalu membuat saya semangat, selalu memberikan motivasi kepada saya, kalau saya ke Posyandu semangatnya luar biasa dan ini patut diapresiasi, patut diperjuangkan karena kader-kader ini merupakan ujung tombak masa depan Polewali Mandar yang tercinta. Karena kader inilah yang selalu berjuang, selalu melayani masyarakat dengan tulus dan ikhlas tidak mengenal pamrih sekalipun insentifnya hanya sekedar saja tetapi semagatnya tetap luar biasa” paparnya. “Sejati yang pamit adalah adalah Ketua TP. PKK dan Bupati Polewali Mandar, akan tetapi H. Andi Ibrahim Masdar dan Hj. Jumriah tidak pernah ada kata pamit untuk masyarakat Polewali Mandar” lanjutnya. Diakhir sambutannya beliau mewakili Bapak Bupati Polewali Mandar dan atas nama pribadi pamit dan memohon maaf atas segala kekurangan selama menjabat.



          Acara tersebut ditutup dengan penyerahan baju segaram kepada para kader Posyandu dan pemberian door prize kepada para kader yang dapat menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar.

Sebagai informasi tambahan bahwa beberapa pejabat dalam lingkup Pemerintah Kecamatan Limboro mengalami pergeseran atau mutasi ke tempat tugas yang baru dan terdapat juga dua pejabat baru yang masuk seperti:

Erwin, S.Sos yang sebelumnya menjabat Camat Limoro dimutasi menjadi Sekretaris Inspektorat Kab. Polewali Mandar.

Muhammad Rifai,  S.IP selaku sekcam Limboro, diangkat menjadi Camat Limboro.

Ali Sadikin, S.IP (dikenal banyak orang sebagai konseptor handal di bidang perencanaan dan keuangan) yang sebelumnya menjabat Kepala Sub bagian Keuangan, Perencanaan dan Pelaporan dimutasi menjadi Seklur sekaligus Plt. Lurah Tinambung.

Abdullah Putra, SE yang sebelumnya menjabat Seklur Limboro dimutasi menjadi Kepala Seksi PMD Kecamatan Tinambung.

Sementara Pejabat baru yang dimutasi ke lingkup Pemerintah Kecamatan Limboro diantaranya:

Wahyuningsih, S.IP yang sebelumnya Lurah Tinambung, dimutasi menjadi Sekcam Limboro.

Arifuddin, A.Md yang sebelumnya bertugas di Dinas Pariwisata dan Olahraga dimutasi menjadi Seklur sekaligus Plt. Lurah Limboro.





 

Kegiatan Terbaru

Pemerintah Kecamatan Limboro terima 173 Mahasiswa KKN IAIN Parepare...
11 Jul 2024

Limboro, Sebanyak 173 Mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di semua desa/kelurahan dalam wilayah Kecamatan Limboro. Penerimaan Mahasiswa KKN IAIN Parepare Angkatan 35 Tahun 2024 tersebut, dilaksanakan di aula Kantor Camat Limboro (Rabu, 10-07-2024) sekitar pukul 12.30 wita.  Abdul Hafid, Staf pada Kasi Pemerintahan Kecamatan Limboro menyatakan bahwa para masiswa ini akan melaksanakan KKN di 10 desa, 1 kelurahan dengang jumlah mahasiswa dalam setiap desa/posko sebanyak 15 sampai 17 orang.Kegiatan KKN yang dilaksanakan oleh Mahasiswa IAIN Parepare ini akan merupakan angkatan pertama yang melaksakanakan KKN dalam wilayah Kecamatan Limboro. IAIN Parepare yang merupakan salah satu kampus terbesar di Kota Parepare yang beberapa tahun sebelumnya dikenal dengan Nama STAIN Parepare.  Kampus ini telah menelurkan ratusan alumni yang tersebut di berbagai wilayah termasuk beberapa orang alumninya yang merupakan penduduk dalam wilayah Kecamatan Limboro. Dalam acara penerimaan mahasiswa KKN tersebut sambutan Camat Limboro diwakili oleh Abd. Hafid, S.IP yang merupakan salah satu staf pada Kasi Tata Pemerintahan. Diawal sambutannya dia menyampaikan permohanan maaf dari Bapak Camat Limboro yang tidak bisa hadir dalam acara tersebut karena sedang dalam kondisi yang kurang fit, sementara Ibu Sekcam dan dan beberapa Kepala Seksi sedang mengikuti kegiatan lain di Polewali. “Sekedar informasi bahwa dari 10 desa 1 kelurahan dalam wilayah Kecamatan Limboro yang akan menjadi lokasi KKN adik-adik sekalian tidak sama semua medannya, ada yang sulit, ada yang agak tidak sulit, dan tidak ada sulit sekali, nanti tiba di lokasi baru dipastikan bahwa beginilah keadaannya Limboro. Hanya terdapat satu desa yang butuh waktu perjalanan 2 jam untuk sampai ke sana yaitu Desa Pendulangan akan tetapi di Desa Pendulangan itu ada air terjunnya. Lebih kita ber-KKN di Desa daripada di Kota karena di desa kita lebih dihargai apalagi di Desa Samasundu itu ada sumur jodohnya” paparnya dengan nada sedikit berkelakar yang langsung disambut dengan tepuk tangan riuh dari para mahasiswa.Lebih lanjut dia menyinggung bahwa selama dalam proses KKN yang dilaksanakan di desa akan sangat berbeda denga apa yang didapatkan di kampus karena interaksi di kampus hanya terjalin antar mahasiswa maupun interaksi antara mahasiswa dengan dosen. Sementara interaksi mahasiswa ketika ber-KKN itu lebih komplek karena interaksinya juga terjalin dengan orangtua, anak muda maupun anak-anak. Olehnya itu dia mengingatkan mahasiswa untuk pandai-pandai membawa diri di masyarakat. Acara penerimaan Mahasiswa tersebut turut dihadiri oleh beberapa Kepala Desa yang hadir untuk menjemput para mahasiswa tersebut seperti Kepala Desa Lembang-Lembang, Kepala Desa Napo, Kepala Desa Palece, Ibu Kepala Desa Salarri, Kepala Desa Samasundu, dan perwakilan dari pemerintah desa/kelurahan lainnya.Sementara itu Muhammad Alwi perwakilan dari pihak Kampus yang mendampingi kedatangan para mahasiswa tersebut dalam sambutannya menyatakan permohonan maaf karena agak terlambat tiba di Kantor Camat Limboro. “Pada intinya adik-adik kami ini, kami berharap bahwa mereka datang di tempat ini melakukan aktivitas program kegiatan yang bisa menunjang program-program pemerintah. Oleh karena itu, adik-adik sekalian Bapak/Ibu Kepala Desa dan Pemerintah Kecamatan adalah orang tua adik-adik sekalian di lokasi KKN, oleh karena itu jangan segan-segan untuk meminta nasihat selama anda beraktivitas di desa. Selanjutnya kami sampaikan Bapak/Ibu jika selama sejak kehadiran kami sampai berlangsungnya KKN ada salah, maka mohon dimaafkan. Dan pada intinya adik-adik kami ini selain belajar, juga malakukan aktivitas program mereka, ada harapan dari Pemerintah Daerah bahwa dapat program pendataan stunting, Insha Allah adik-adik kami ini akan membantu pelaksanaan program tersebut. Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya karena kami sudah diterima di Kecamatan Limboro” paparnya.   Setelah prosesi penerimaan mahasiswa tersebut selesai dilaksanakan, para mahasiswa selanjutnya menuju ke desa lokasi KKN masing-masing dimana pihak pemerintah desa/kelurahan telah menyiapkan kendaraan untuk mengangkut para mahasiswa tersebut....

Selengkapnya...
Proses Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS Pemilu 2024 Dalam Wilayah Kecamatan Limboro Berjalan Lancar...
15 Feb 2024

Limboro, Sebagian besar Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam wilayah Kecamatan Limboro sampai saat ini (Kamis 15-02-2024, 10.05 wita) masih dalam proses merampungkan tugas mereka untuk menyusun laporan rekapitulasi hasil penghitungan suara di masing-masing TPS. Saat ini sebagian besar KPPS sudah dalam proses pengisian berita acara Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS beserta dokumen lain yang berisi rincian hasil perolehan suara dari masing-masing peserta Pemilu 2024.          Sebagai ujung tombak dari pelaksaan Pemilu, tentunya kerja-kerja KPPS sangat patut untuk diapresiasi. Mereka telah melalui proses yang panjang dan sangat melelahkan dalam melaksanakan tugasnya. Dua hari yang lalu mereka telah bekerja untuk menyiapkan TPS, yang kemudian kemarin (14 Februari 2024) mereka melakukan proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Secara rinci proses pemungutan suara dimulai dari jam 07.00 – 13.00 wita. Setelah mereka beristirahat untuk makan dan shalat dhuhur mereka kemudian melajutkan tugasnya untuk melakukan penghitungan suara yang waktu penyelesaiannya sangat bervariasi dari setiap TPS yang sebagaian besar mereka menyelesaikannya sampai dini hari bahkan sampai memasuki waktu subuh.           Setelah proses pengisian C1 Plano yang memuat Catatan Hasil Penghitungan Perolehan Suara Setiap peserta Pemilu, proses kemudian dilanjutkan dengan proses penyusunan Berita Acara beserta lampirannya untuk diserahkan kepada para saksi dan untuk dimasukkan kedalam kotak suara untuk selanjutnya disampaikan kepada PPK melalui PPS.           Dari pantuan yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Limboro dilapangan, proses pemungutan dan penghitungan suara dalam wilayah Kecamatan Limboro dari kemarin sampai saat ini secara umum berjalan aman dan lancar tanpa hambatan yang berarti. Kehadiran Pemerintah dalam hal ini adalah untuk memastikan bahwa proses Pemilu di setiap TPS berjalan sebagaimana mestinya.          Selain pemantauan yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Limboro, Tim Medis Mobile Pemilu Puskesmas Limboro juga melakukan kunjungan ke beberapa TPS melakukan pengecekan kesehatan KPPS dan Petugas Keamanan TPS. Hal tersebut dilakukan untuk mendeteksi adanya KPPS yang mengalami kendala kesehatan dalam menjalankan tugas. Dari beberapa penyelenggara yang diperiksa, ditemukan bahwa mereka dalam keadaan sehat. Untuk mengurangi ketegangan Tim Medis menganjurkan untuk melakukan peregangan otot ketika duduk terlalu lama serta melakukan Ice Breaking untuk mengurangi nyeri belakang dan membuat pikiran bisa tetap fokus.          Dari rangkaian proses Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS, Pemerintah Kecamatan Limboro memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada para penyelenggara Pemilu 2024 serta pihak terkait utamanya kepada para Petugas KPPS yang tak mengenal lelah telah melaksanakan tugasnya dengan baik demi suksesnya Pemilu 2024....

Selengkapnya...
Camat LimboroTerima 72 Orang Mahasiswa STAIN Majene yang Akan Melakukan KKN di Sembilan Desa/Kelurahan...
19 Jan 2024

Limboro, Kamis 18 Januari 2024, Camat Limboro (Muhammad Rifai, S.IP) menerima rombongan Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene Angkatan IV yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sembilan desa/kelurahan dalam Wilayah Kecamatan Limboro. Penerimaan mahasiswa tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Limboro sekitar jam 10.00 wita. Kedatangan para mahasiswa tersebut didampingi oleh panitia pelaksana KKN dari pihak kampus dan dosen pembimbing lapangan yang dipimpin oleh Sekretaris Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STAIN Majene Abd. Wahid, M.Pd.I. Pelaksanaan KKN tersebut dijadwalkan berlangsung kurang lebih selama 45 hari dan dijadwalkan berakhir pada tanggal 3 Maret mendatang.Adapun desa/kelurahan yang menjadi lokasi KKN adalah Kelurahan Limboro, Desa Palece, Desa Lembang-Lembang, Desa Samasundu, Desa Napo, Desa Salarri, Desa Renggeang, Desa Tandassura, dan Desa Tangan Baru. Sementara yang akan melaksanakan KKN terdiri dari jurusan Tarbiyah dan Jurusan Usluhuddin, Adab dan Dakwah yang terbagi dalam beberapa program studi seperti Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan lain-lain.Diawal sambutannya Sekretaris P3M STAIN Majene menyatakan bahwa Kecamatan Limboro merupakan Kecamatan yang istimewa karena prosesi penerimaan mahasiswa dihadiri oleh semua dosen pembimbing lapangan dimana hal tersebut jarang terjadi di tempat lain. Dia juga menyinggung mengenai Pemerintah Kecamatan Limboro sangat Wellcome menerima mahasiswa dari STAIN Majene dimana ketika membangun komunikasi awal, Pak Camat yang saat itu menjabat Sekcam Limboro, menyatakan siap seberapa banyakpun mahasiswa KKN yang akan datang. “Pelaksanaan KKN yang berlangsung selama 45 hari ini bahwa nanti akan ada kegiatan besar dimana anak-anakku sekalian kebetulan berada dilokasi adalah tanggal 14 Februari. Perlu kami sampaikan karena ini adalah titipan kepada pak Camat dan seluruh pemerintah desa bahwa mahasiswa ini tidak boleh terlibat dalam politik praktis, boleh saja membantu pemerintah desa dan pemerintah kecamatan untuk menyukseskan kegiatan ini tetapi perlu diingat bahwa kehadiran mahasiswa di lokasi tidak boleh terlibat politik praktis” paparnya. Diakhir sambutannya, Sekretaris P3M menyampaikan salam hangat dari Ibu Ketua STAIN Majene yang sangat berkeinginan hadi di acara-acara seperti yang dilaksanakan di Kantor Camat Limboro akan tetapi karena kesibukan yang tidak kalah pentingnya sehingga beliau tidak sempat hadir. Sementara itu dalam Sambutannya Camat Limboro menyatakan bahwa kedatangan mahasiswa STAIN Majene untuk melaksanakan KKN dalam wilayah Kecamatan Limboro merupakan suatu berkah. “Sekolah Tinggi Agama Islam adalah sekolah yang sangat dekat dengan agama, maka ketika orang-orangnya yang didatangkan ke suatu tempat, maka yakin dan percaya tempat itu akan menjadi berkah. Itu yang kami pahami dan itu yang kami yakini”, paparnya.  Lebih lanjut Camat Limboro menjelaskan bahwa di Kecamatan Limboro Ada tiga Banua Kaiyang (Wilyah Besar) yaitu Napo, Samasundu dan Todang-todang, yang hari ini masih memegang prinsip-prinsip hidup bernilai kemanusian tinggi (nilai amala’bian), maka yang ber-KKN di tempat itu sangat membuka ruang belajar bagi mahasiswa dan sangat memungkinkan untuk mendapatkan pelajaran-pelajaran amala’bian kehidupan dari masyarakat. Pada saat ber-KKN mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang didapat dari kampus tetapi juga menyerap nilai-nilai sisi kehidupan yang lain yang bernilai tinggi yang berfaedah untuk kehidupan kita. Mahasiswa STAIN Majene merupakan mahasiswa ke 2 yang melaksanakan KKN di Kecamatan Limboro setelah sebelum Mahasiswa dari STIKES Marendeng Majene juga sementara melaksanakan KKN dan praktik Kebidanan Komunitas (PKK) untuk Program Studi S1 Keperawatan dan D3 Kebidanan di Desa Napo dan Salarri yang penerimaan mahasiswanya juga dilaksanakan di aula Kantor Camat Limboro pada tanggal 8 Januari 2024 lalu....

Selengkapnya...
Ketua TP. PKK Kab. Polewali Mandar, Hj. Jumriah Ibrahim Bagikan Seragam Kader Posyandu di Kecamatan Limboro...
04 Jan 2024

Limboro, Rabu 3 Januari 2024 Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Polewali Mandar membagikan baju seragam untuk para kader Posyandu se-Kecamatan Limboro yang berlangsung di aula Kantor Camat Limboro sekitar jam 12.30 wita. Acara tersebut dihadiri oleh para kader posyandu dari setiap desa/kelurahan dalam wilayah Kecamatan Limboro. Selain itu, turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial , Camat dan Sekcam Limboro (yang baru saja dilantik pada hari Jumat tanggal 27 Desember 2023), Kepala Puskesmas Limboro beserta staf, Ketua TP. PKK Kecamatan Limboro, serta para Kepala Desa/Plt. lurah. Acara tersebut difasilitasi oleh pihak Puskesmas Limboro bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Limboro.          Acara tersebut diawali dengan acara nyanyi bersama yang dipandu oleh salah satu staf Puskesmas Limboro. Suasana haru sempat mewarnai momen tersebut dimana lagu Mandar “Sallang Salili” dibawakan dengan penuh penghayatan sehingga sangat menyentuh perasaan dan dianggap mewakili momen perpisahan dengan Bapak Bupati Polewali Mandar H. Andi Ibrahim Masdar beserta Ibu Hj. Jumriah Ibrahim yang masa tugasnya akan segera berakhir. Lampu ruangan sengaja dimatikan dan para kader dan undangan yang hadiri diminta untuk menyalakan flash kamera smartphone masing-masing membuat peserta yang hadir dapat meresapi setiap bait-bait lagu yang dinyanyikan. Lagu “Sallang Salili” pernah dipopulerkan oleh Badri Rahman yang menceritakan tentan ungkapan rasa rindu yang diakibatkan oleh perpisahan.          Diawal sambutannya Ibu Hj. Jumriah Ibrahim menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Bupati dimana sedianya beliau akan turut hadir dalam acara tersebut, akan tetapi karena ada agenda bersamaan di tempat lain, sehingga beliau tidak bisa hadir. Dalam sambutannya beliau mengajak para kader untuk tetap semangat menjalankan tugasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.. “Kader-kader ini selalu membuat saya semangat, selalu memberikan motivasi kepada saya, kalau saya ke Posyandu semangatnya luar biasa dan ini patut diapresiasi, patut diperjuangkan karena kader-kader ini merupakan ujung tombak masa depan Polewali Mandar yang tercinta. Karena kader inilah yang selalu berjuang, selalu melayani masyarakat dengan tulus dan ikhlas tidak mengenal pamrih sekalipun insentifnya hanya sekedar saja tetapi semagatnya tetap luar biasa” paparnya. “Sejati yang pamit adalah adalah Ketua TP. PKK dan Bupati Polewali Mandar, akan tetapi H. Andi Ibrahim Masdar dan Hj. Jumriah tidak pernah ada kata pamit untuk masyarakat Polewali Mandar” lanjutnya. Diakhir sambutannya beliau mewakili Bapak Bupati Polewali Mandar dan atas nama pribadi pamit dan memohon maaf atas segala kekurangan selama menjabat.          Acara tersebut ditutup dengan penyerahan baju segaram kepada para kader Posyandu dan pemberian door prize kepada para kader yang dapat menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar.Sebagai informasi tambahan bahwa beberapa pejabat dalam lingkup Pemerintah Kecamatan Limboro mengalami pergeseran atau mutasi ke tempat tugas yang baru dan terdapat juga dua pejabat baru yang masuk seperti:Erwin, S.Sos yang sebelumnya menjabat Camat Limoro dimutasi menjadi Sekretaris Inspektorat Kab. Polewali Mandar.Muhammad Rifai,  S.IP selaku sekcam Limboro, diangkat menjadi Camat Limboro.Ali Sadikin, S.IP (dikenal banyak orang sebagai konseptor handal di bidang perencanaan dan keuangan) yang sebelumnya menjabat Kepala Sub bagian Keuangan, Perencanaan dan Pelaporan dimutasi menjadi Seklur sekaligus Plt. Lurah Tinambung.Abdullah Putra, SE yang sebelumnya menjabat Seklur Limboro dimutasi menjadi Kepala Seksi PMD Kecamatan Tinambung.Sementara Pejabat baru yang dimutasi ke lingkup Pemerintah Kecamatan Limboro diantaranya:Wahyuningsih, S.IP yang sebelumnya Lurah Tinambung, dimutasi menjadi Sekcam Limboro. Arifuddin, A.Md yang sebelumnya bertugas di Dinas Pariwisata dan Olahraga dimutasi menjadi Seklur sekaligus Plt. Lurah Limboro. ...

Selengkapnya...

Kategori

  • 15
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0